Minggu, 27 Oktober 2013

Second Project in SounCloud

Nothing special with m voice, but I just wanna show my feel by singing. Enjoy it. Sorry if in the end of song my voice was very trouble. :'D Because I singing with crying. :')

Rindu - Agnes Monica (Cover by Me)

Selasa, 06 Agustus 2013

KOMPILASI DAN KODIFIKASI HUKUM ISLAM

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Setiap agama memiliki ajaran dan penyampai ajaran tersebut. Ajaran ini diterima, dicatat, dan diabadikan. Lebih penting lagi, ajaran agama harus dipraktekkan. Suatu ajaran tidak bisa dipraktekkan tanpa pemahaman. Dalam memahami ajaran Islam, diperlukan studi hukum Islam. Begitu pemahaman telah diperoleh, ternyata prakteknya tidak mudah. Praktek ini berhadapan dengan realitas sosial. Untu mempermudah prakteknya, perlu studi hukum Islam. Dengan demikian, studi hukum Islammengantarkan umat Islam dalam memahami ajaran Islam. Yang pertama menggunakan Ilmu Ushul Fikih dan yang terakhir memerlukan Ilmu Fikih. Kedua ilmu ini merupakan studi hukum Islam.
Pada makalah ini, akan dijelaskan tentang kompilasi dan kodifikasi hukum Islam serta lembaga-lembaga fatwa yang berkembang di Indonesia. Hal ini sangat penting karena dalam agama tidak terlepas dari masalah aturan atau hukum yang dijalankan bagi pemeluk aga Islam itu sendiri, dan untuk dijadikan sebuah kajian yang dapat mengembangkan ilmu dan pengetahuan bagi umat Islam.

B.     Permasalahan
a.       Apa pengertian dari kodifikasi dan kompilasi Hukum Islam?
b.      Apa perbedaan dari dari kodifikasi dengan kompilasi Hukum Islam?
c.       Apa saja lembaga fatwa yang dimiliki oleh pemerintah dan bagaimana kedudukannya dalam hukum Islam?

C.     Tujuan
a.       Memenuhi tugas makalah matakuliah Studi Hukum Islam
b.      Menambah pengetahuan tentang Hukum Islam pada umumnya dan tentang Kompilasi dan Kodifikasi Hukum Islam pada khususnya.
c.       Menambah pengetahuan tentang lembaga fatwa yang dimiliki pemerintah atau organisasi masyarakat dan kedudukannya dalam hukum Islam.

PELAKSANAAN PANCASILA DALAM KONTEKS BERBANGSA DAN BERNEGARA

BAB I
PENDAHULUAN
A.      LATAR BELAKANG
Pada dasarnya semua subyek yang bersangkutan dengan negara Indonesia adalah wajib untuk melaksanakan Pancasila , penguasa negara , warga negara , penduduk dan setiap orang yang mempunyai kepentingan dalam wilayah Indonesia paling tidak wajib menyesuaikan diri dengan pancasila . Pancasila adalah nilai-nilai kehidupan Indonesia sejak jaman nenek moyang sampai dewasa ini. Berdasarkan hal tersebut terdapatlah perbedaan antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat lain. Nilai-nilai kehidupan tersebut mewujudkan amal perbuatan dan pembawaan serta watek orang Indonesia. Dengan kata lain masyarakat Indonesia mempunyai ciri sendiri, yang merupakan kepribadiannya.
Dengan nilai-nilai pulanglah rakyat Indonesia melihat dan memecahkan masalah kehidupan ini untuk mengarahkan dan mempedomani dalam kegiatan kehidupannya bermasyarakat. Demikianlah mereka melaksanakan kehidupan yang diyakini kebenaranya. Itulah pandangan hidupnya karena keyakinan yang telah mendarah daging itulah maka pancasila dijadikan dasar negara serta ideologi negara. Itulah kebulatan tekad rakyat Indonesia yang ditetapkan pada Tanggal 18 agustus 1945 melalui panitia persiapan kemerdekaan Indonesia. Kesepakatan bersama tersebut sipatnya luhur, tiada boleh diganti ataupun diubah. Masyarakat pancasila pulalah yang hendak kita wujudkan, artinya suatu masyarakat Indonesia modern berdasarkan nilai luhur tersebut.
Untuk mewujudkan masyarakat pancasila, diperlukan suatu hukum yang berisi norma-norma, aturan-aturan atau ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan dan ditaati oleh setiap warga negara Indonesia. Hukum yang dimaksud yaitu UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis dinegara kita.


B.                 RUMUSAN MASALAH
1.      Pengertian pancasila
2.      Fungsi pancasila
3.      Pelaksanaan pancasila
4.      Pengertian UUD
5.      Fungsi UUD

C.                TUJUAN PENULISAN
1.      Untuk mengetahui fungsi pancasila
2.      Untuk mengetahui peran pancasila dan UUD dalam negara
3.      Untuk mengetahui pelaksanaan pancasila dalam bernegara

PENGEMBANGAN PRODUK BARU

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
            Organisasi atau perusahaan, pastinya menginginkan untuk memproduksi suatu produk yang lain dari yang lain dan pertama kali ada. Salah satu tantangan besar dalam perencanaan pemasaran adalah bagiamana menciptakan dan mengembangkan gagasan-gagasan tentang produk baru dan akhirnya berhasil memasarkannya. Karena belum tentu produk baru yang dimunculkan oleh suatu organisasi atau perusahaan dapat diterima dengan baik oleh konsumen.
            Untuk mensukseskan gagasan-gagasan terhadapa pengembangan produk baru, suatu perusahaan perlu melakukan beberapa tahapan, agar produk yang diciptakan tepat sasaran dan diterima oleh pasar. Karena tujuan diciptakannya produk baru adalah menciptakan inovasi baru yang suskes di pasaran dan juga perusahaan harus mengganti produk-produk yang telah masuk ke tahap penurunan dalam daur ulang hidup produknya.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apakah produk itu?
2.      Bagaimanakah strategi pengembangan produk baru yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau organisasi?
3.      Apa dan bagaimanakah strategi daur hidup produk itu?

C.     Tujuan
1.      Menyelesaikan tugas matakuliah manajemen pemasaran.
2.      Memperoleh informasi tentang strategi pengembangan produk baru
3.      Dapat mengetahui apa-apa saja yang harus dilakukan dalam sebuah program pengembangan produk baru.

SISTEM PEMBIAYAAN BANK SYARIAH


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Salah satu fungsi bank selain sebagai pengumpul dana adalah juga sebagai penyalur dana dari pihak yang kelebihan dana kepada pihak yang membutuhkan dana. Bank sebagai perantara memiliki sebuah sistem bagi para peminjam atau yang membutuhkan dana dengan sebuah program atau sistem pembiayaan. Tidak hanya di bank konvensional saja pembiayaan juga disediakan di bank syariah. Tentu saja sistemnya sangat berbeda dengan sistem di bank konvensional, bank syariah  lebih menitikberatkan pada profit-sharing yang saling menguntungkan antara dua belah pihak. Baik bagi penyedia dana maupun bagi yang membutuhkan dana.
B.     Rumusan Masalah
a.       Apa yang dimaksud dengan pembiayaan?
b.      Bagaimanakh bank Islam membiayai berbagai kegiatan bisnis?
c.       Bagaimanakah peranan bank Islam sebagai penyedia dana?
C.       Tujuan
a. Menyelesaikan tugas matakuliah Perbankan Islam di Indonesia
b. Dapat mengetahui lebih jelas bagaimanakah sistem pembiayaan bank Islam
c. Dapat mengetahui peranan bank Islam sebagai penyedia dana

DIFERENSIAL DAN APLIKASINYA DALAM EKONOMI

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Diferensial membahas tentang tingkat perubahan suatu fungsi sehubungan dengan perubahan kecil dalam variabel bebas fungsi yang bersangkutan. Dengan diferensial dapat pula disidik kedudukan – kedudukan khusus dari fungsi yang sedang dipelajari seperti titik maksimum, titik belok dan titik minimumnya jika ada. Berdasarkan manfaat – manfaat inilah konsep diferensial menjadi salah satu alat analisis yang sangat penting dalam bisnis dan ekonomi. Sebagaimana diketahui, analisis dalam bisnis dan ekonomi sangat akrab dengan masalah perubahan, penentuan tingkat maksimum dan tingkat minimum.[1]
Pendekatan kalkulus diferensial amat berguna untuk menyidik bentuk gambar suatu fungsi non linear. Dengan mengetahui besarnya harga dari turunan pertama (first derivative) sebuah fungsi, akan dapat dikenali bentuk gambar dari fungsi tersebut. Secara berurutan seksi-seksi berikut akan membahas hubungan antara fungsi non linear dan derivative pertamanya, guna mengetahui apakah kurvanya menaik atau kan menurun pada kedudukan tertentu; hubungan antara fungsi parabolic dan derivativenya, guna mengetahui letak dan bentuk titik ekstrimnya (maksimum atau minimum) serta hubungan antara fungsi kubik dan derivativenya guna mengetahui letak dan bentuk titik ekstrim serta letak titik beloknya. Akan tetapi sebelum semua itu, marilah kita perhatikan hubungan secara umum antara sebuah fungsi dan fungsi-fungsi turunannya.
Berdasarkan kaidah deferensi, dapat disimpulkan bahwa turunan dari suatu fungsi berderajat “n” adalah sebuah fungsi berderajat “n-1”. Dengan perkataan lain, turunan dari fungsi berderajat 3 adalah sebuah fungsi berderajat 2, turunan dari fungsi berderajat 2 adalah sebuah fungsi berderajat 1, turunan dari fungsi berderajat 1 adalah sebuah fungsi berderajat 0 alias sebuah konstanta, dan akhirnya turunan dari sebuah konstanta adalah 0.


B.     Rumusan Masalah
1.      Jelaskan pengertian diferensial?
2.      Bagaimana penerapan diferensial pada bisnis dan ekonomi?
3.      Jelaskan macam-macam diferensial?
4.      Jelaskan biaya rata-rata minimum?

C.    Tujuan
1.      Memahami dan dapat menggunakan pemahaman diferensial pada biaya rata-rata minimum untuk menyelesaikan persoalan dalam bisnis dan ekonomi
2.      Untuk mengetahui cara perhitungan diferensial pada biaya rata-rata minimum
3.      Untuk mengetahui macam-macam diferensial

AKIDAH DAN CABANG-CABANGNYA

BAB I
PENDAHULUAN
Dewasa ini, secara tidak langsung telah memasukkan kebudayaan dan kepercayaan yang relatif mudah diterima oleh kalangan umat manusia. Sedang merasuknya kebudayaan, adat, serta kepercayaan-kepercayaan itu berefek pada Iman serta Akidah Islam.
Hal ini ditandai dengan merosotnya nilai moral umat Islam, yang memperkokoh sebuah pedoman hidup dalam koridor Agama Islam. Tak lain halnya dengan membangun bangunan bertingkat, namun pondasi keropos.
Saat keyakinan Islam tergoyahkan, maka simpang siurnya sebuah keimanan yang ada pada diri ikut berpartisipasi. Sebuah keyakinan dapat saja berubah saat dimana orang tersebut kurang memegang pedoman yang ada pada Islam.
Al qur’an dan kebenarannya haruslah kita imani, serta adanya hal-hal yang ghoib pun wajib kita imani pula meskipun hal itu tidak secara kasat mata tampak pada penglihatan manusia.